REUNI BUS KLASIK : Berkumpul, Mengenang dan Bersenang-senang

REUNI BUS KLASIK Berkumpul, Mengenang dan Bersenang-senang "Dalam cat...

Manunggal Ing Jiwo

Manunggal Ing Jiwo Seorang pelaku dunia usaha transportasi bus pernah ...

Satu Trip Dua SR-1 Terlampaui (Bagian 1)

Satu Trip Dua SR-1 Terlampaui (Bagian 1) Tak lebih dari satu jam menunggu,...

  • REUNI BUS KLASIK : Berkumpul, Mengenang dan Bersenang-senang

    Monday, 04 April 2011 16:54
  • Manunggal Ing Jiwo

    Friday, 15 April 2011 01:16
  • Satu Trip Dua SR-1 Terlampaui (Bagian 1)

    Sunday, 08 May 2011 08:11

Jakarta - Kebumen

Bayu Aji Sudibyo
Oleh Bayuaji Sudibyo

Jumat, 10 Oktober 2008 pukul 17.15 WIB sampailah  saya di Terminal Pulogadung. Di pintu keluar sebuah bus Nusantara (Semarang-Kudus) melaju pelan meninggalkan terminal. Bus bergerak ke arah Cempaka Mas.


Sementara suasana di dalam terminal tampak lengang. Di jalur keberangkatan terparkir berturut-turut bus-bus sbb: Sri Maju Prima (Merak), Patriot (Bandung), 3 buah bus Sinar Jaya, Luragung Jaya (Cirebon), Sumber Alam (Jogja), Mawar (Surabaya), Setia Bhakti (Surabaya). Sementara di samping halte Transjakarta terparkir bus Safari Dharma Jaya (Jogja), dan Harta Sanjaya (Solo). Adapun di muka deretan loket terminal terparkir bus Pahala Kencana (Jepara), Dewi Sri Asri (Semarang-Demak), Sinar Jaya (Cilacap), dan Teguh Jaya (Solo).

Saya sendiri segera menghampiri calo PO Sinar Jaya dengan kostum oranye-nya.. Saya bertanya tentang bus Sinar Jaya AC tujuan Purwokerto. Oleh seorang calo dijawab bahwa hari itu tidak ada bus AC tujuan Purwokerto.

Saya pun segera bergegas menuju bus Sumber Alam. Saya tanya ke mbak penjual tiket tentang harga tiket hari itu. Si mbak menjawab bahwa tiket hari itu Rp 90 ribu. Berarti harga sudah normal kembali, bukan lagi tarif lebaran.

Saya pun  memutuskan untuk naik Sumber Alam (SA). Bus yang saya tumpangi bermesin MB dengan karoseri Laksana model Panorama 3, no polisi AA1521AC. Begitu naik di dalam bus baru terisi 6 orang penumpang. Tak berapa lama kemudian, sekitar pukul 17.30 WIB bus bersiap meninggalkan terminal. Pada saat bus siap berangkat, sebuah bus PO Karina dengan kode LE 410 tujuan Surabaya masuk ke jalur keberangkatan.

Pukul 17.38 WIB, bus meninggalkan terminal dan langsung menuju pool di Pondok Ungu. Perjalanan dari Pulogadung ke Pondok Ungu  membutuhkan waktu sekitar 45 menit. Di Pondok Ungu, bus berhenti sekitar 10 menit untuk menaikkan penumpang dan kontrol.

Setelah urusan selesai di pool, bus melaju kembali menuju pintu tol Cakung. Memasuki ruas tol JORR dari Cakung-Cikunir cukup lengang. Demikian juga ketika bus memasuki tol Jakarta-Cikampek, jalanan cukup lengang.

Bus berjalan mengambil lajur paling kanan. Mendekati Bekasi Timur, sebuah bus Rosalia Indah (RosIn) no bodi 260 berhasil mendahului. Langsung saja bus yang saya tumpangi menempel bus RosIn tersebut. Kondisi ini terjadi sampe Karawang Timur, ketika laju kendaraan sedikit tertahan akibat banyaknya tronton yg melaju pelan.

Bus RosIn 260 sudah tak terlihat lagi. Sementara bus SA masih terhambat laju trailer di depannya. Di tengah kepadatan arus lalu lintas, sebuah bus Shantika melaju kencang melalui bahu jalan….wuzzz….dan tak terlihat lagi.

Selepas km 57 bus yang saya tumpangi menempel bus SA lain yang melaju lebih pelan. Bus kemudian mengambil lajur kiri dan keluar tol melalui gerbang tol Kalihurip (Dawuan). Memasuki jalur pantura arus lalu lintas sedikit terhambat.
Mendekati pertigaan Jomin, sebuah bus Akas Asri ngeblong di sebelah kiri dan berhasil mendahului bus SA yang saya naiki dan bus SA di depannya .

Selepas Jomin, arus lalu lintas kembali lancar. Memasuki Patokbeusi bus SA yang dari tadi di depan berhasil didahului bus SA yang saya tumpangi. Perjalanan dari Patokbeusi sampe Ciasem sangat lancar.

Sekitar pukul 21.00 WIB bus sampe di RM Dody Jaya. Sayangnya RM ini tidak sebagus RM SA di Ajibarang ato di Kutoarjo baik dari segi fisik maupun menu. Saya pun segera turun untuk sholat dan kemudian makan bekal yang saya bawa dari Jakarta.

Pukul 21.30 WIB bus kembali melaju. Mendekati Pamanukan sebuah bus PO Selamet dengan bodi bergambar Naruto dan sebuah bus Safari berhasil disalip. Namun sesudah fly over Pamunakan bus Selamet “Naruto” berhasil ngeblong bus SA, dan tidak terkejar lagi.

Memasuki Eretan, kantuk tidak tertahan lagi. Saya pun langsung tidur….cscscs…… Saya tersadar ketika bus sudah di daerah Songgom….dan kembali tidur…cscs….
Saya kembali tersadar ketika bus berhenti di SPBU di daerah Ajibarang untuk mengganti ban belakang. Ketika bus kembali berjalan, saya molor lagi.

Saya sadar setelah bus sampe di Sumpiuh. Kali ini bus SA menempel bus Handoyo. Beberapa kali SA berusaha mendahului, tetapi bus Handoyo tidak memberi jalan.
Situasi ini berlangsung sampe Gombong, ketika bus Handoyo berhenti di RM Grafika, dan SA terus melaju.

Perjalanan dari Gombong sampe Kebumen hanya butuh waktu 25 menitan. Sekitar pukul 04.20WIB di hari Sabtu, 11 Oktober 2008 bus sampai di pertigaan Kedungbener, Kebumen. Saya pun turun dan melanjutkan perjalanan ke rumah dengan ojek. Alhamdulillah.....

Bayuaji
Pulogadung-Kebumen PP.
 
Online Status
Polls
Apa yang menarik dari LEGACY produk terbaru dari karoseri Laksana