REUNI BUS KLASIK : Berkumpul, Mengenang dan Bersenang-senang

REUNI BUS KLASIK Berkumpul, Mengenang dan Bersenang-senang "Dalam cat...

Manunggal Ing Jiwo

Manunggal Ing Jiwo Seorang pelaku dunia usaha transportasi bus pernah ...

Satu Trip Dua SR-1 Terlampaui (Bagian 1)

Satu Trip Dua SR-1 Terlampaui (Bagian 1) Tak lebih dari satu jam menunggu,...

  • REUNI BUS KLASIK : Berkumpul, Mengenang dan Bersenang-senang

    Monday, 04 April 2011 16:54
  • Manunggal Ing Jiwo

    Friday, 15 April 2011 01:16
  • Satu Trip Dua SR-1 Terlampaui (Bagian 1)

    Sunday, 08 May 2011 08:11
Dari Penggemar Bus untuk Bus Indonesia

Meski mungkin sangat kecil artinya, semoga REUNI BUS KLASIK ini bisa mewarnai, khazanah dunia per-bus-an di Indonesia.

jakbuskumpulTidak banyak orang yang memperhatikan bus. Walaupun bus ada dalam keseharian mereka. Jika tak naik bus pun, pasti bus akan terlihat jika kita menyusuri jalan-jalan di Jakarta. Bus ada namun terlupakan. Tak banyak yang tahu bahwa sejarah perkembangan bus di Indonesia dimulai dari Jakarta. Ya, dari rencana kota metropolitan ini untuk membangun sistem transportasi.
Di tahun 1960-an pemerintah mendapat bantuan dari USAID berupa bus Dodge untuk armada bus kota. Jalur-jalur bus seperti bus bernomor trayek 209, 208, 210, 213, 41, 43, 45, 46, 45, 57, dan masih banyak lagi adalah warisan kelanjutan program bus kota ini. Mungkin sebagian anda masih ingat terminal di lapangan Banteng? Masih ingat GAMADI, Pelita Mas, Sudaranta atau ARION?

buskotaNah, pada tahun 1977 giliran pemerntah Jerman memasok bus Mercedes-Benz sebagai bentuk bantuan pemerintah - pemerintah. Kerjasama ini berlanjut dengan pembangunan pabrik perakitan Mercedes-Benz di Wanaherang pada tahun 1979 dengan bendera German Motor Manufacturing (GMM). Mulai dari sedan hingga bus dirakit di sini.

Sejak saat itu Mercedes-Benz memproduksi bus dalam bentuk chasis maupun utuh. Bahkan tidak sedikit bus-bus rakitan Wanaherang diekspor ke berbagai negara tetangga. Mercedes-Benz menjadi pelopor perakitan bus utuh di Indonesia.

Jakarta Bus Society (JakBuS) ingin menunjukkan satu babak sejarah bus modern di Indonesia dalam acara REUNI BUS KLASIK Sabtu 26 Maret 2011. Acara ini bertajuk : “Dari Penggemar Bus untuk Bus Indonesia”.

Melalui acara ini JakBuS ingin mengingatkan masyarakat pada masyarakat ada banyak hal dalam dalam industri bus di Indonesia, lebih dari sekedar alat transportasi belaka.

REUNI BUS KLASIK ini akan digelar di hari terakhir Pameran Bus dan Truk Internasional di arena JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat. Acara diawali dengan konvoi bus peserta menyusuri jalan-jalan di Jakarta, mengambil start di kantor pusat PT. Mercedes-Benz Indonesia di Jalan Imam Bonjol, Jakarta.

Bus-bus yang terlibat dibuat dari tahun 1979 hingga 1995. Baik bus yang terawat sejak pertama kali dibeli yang biasa disebut orisinal, hingga bus modifikasi yang terbilang unik baik milik pribadi, perusahaan otobus maupun instansi pemerintah.

Panitia menghadirkan bus Mercedes-Benz tipe chasis OF-1113 dari tahun 1979 milik PPD berkaroseri GMM alegradan Superior dari Amalgam, serta bus berkonsep Safari tahun pembuatan chasis 1982.

Di era 1980-an dengan tipe mesin belakang OH-1113 ada bus Semi Caravan milik Alegra Wisata tahun pembuatan 1989. Ada pula bus milik Desiana wisata dengan modifikasi yang berani, yakni menambah fitur suspensi udara meski chasis-nya berangka tahun 1988. Selain itu untuk menunjukkan perawatan adalah kunci utama dalam mengelola transportasi bus panitia menghadirkan bus milik PO Raya, yang masih melayani penumpang Solo-Jakarta hingga kini.

JakBuS ingin menampilkan bus dari sisi positif demi kemajuan transportasi bus Indonesia karena tak banyak yang peduli akan keberadaan bus. Padahal, metamorfosa bus tak terlepas dari perkembangan peradaban dan teknologi transportasi. Namun sayangnya, kebanyakan orang hanya melirik moda transportasi lain yang sifatnya lebih pribadi daripada yang bersifat angkutan massal.

logoiibtbaru2Contohnya, perkembangan sejarah perakitan bus Mercedes-Benz ini juga diikuti perkembangan industri karoseri di Indonesia. Sebut saja New Armada, Rahayu Santosa, Laksana Trijaya Union, Amalgam, Superior, hingga Adiputro yang awalnya membuat kendaraan minibus ikut berkontribusi perkembangan karoseri di Indonesia.

Meski mungkin sangat kecil artinya, semoga REUNI BUS KLASIK ini bisa mewarnai, khazanah dunia per-bus-an di Indonesia.

Salam Satu Jiwa !!
 
Online Status
Polls
Apa yang menarik dari LEGACY produk terbaru dari karoseri Laksana