REUNI BUS KLASIK : Berkumpul, Mengenang dan Bersenang-senang

REUNI BUS KLASIK Berkumpul, Mengenang dan Bersenang-senang "Dalam cat...

Manunggal Ing Jiwo

Manunggal Ing Jiwo Seorang pelaku dunia usaha transportasi bus pernah ...

Satu Trip Dua SR-1 Terlampaui (Bagian 1)

Satu Trip Dua SR-1 Terlampaui (Bagian 1) Tak lebih dari satu jam menunggu,...

  • REUNI BUS KLASIK : Berkumpul, Mengenang dan Bersenang-senang

    Monday, 04 April 2011 16:54
  • Manunggal Ing Jiwo

    Friday, 15 April 2011 01:16
  • Satu Trip Dua SR-1 Terlampaui (Bagian 1)

    Sunday, 08 May 2011 08:11

Yogyakarta bersama SAFARI DHARMA RAYA ( OBL )

Tony Supriyanto
Reportase oleh Tony Supriyanto untuk JakBuS.com

OBLSabtu tanggal 20 Desember 2008 menjadi hari yang saya pilih untuk kembali merasakan jalur mudik lintas Pantura. Kota yang saya tuju kali ini adalah Yogyakarta, saya pun memesan ticket Safari Dharma Raya dengan tujuan Yogya. Berharap mendapat bis baru New Travego RK 8 yang dimiliki oleh OBL ( Safari Dharma Raya ) saya pesan ticket di terminal Rawamangun namun apa daya seat depan kiri telah terisi. Hanya tersisa barisan kanan, namun untuk jatah P.Gadung, tanpa pikir panjang lagi sayapun ke P.Gadung. Akhirnya saya mengantongi ticket dengan seat 3- 4 kelas Executive dengan harga ticket Rp. 165.000,- termasuk sevice makan.
 
Sabtu sore 20 Desember 2008 jam 3 sore pun saya sudah tiba di P.gadung dengan ditemani oleh seorang Mahasiswi. Memang kebetulan perjalanan kali ini dalam rangka menemani mahasiswi yang akan liburan di Yogya. Terjadwal bis tiba jam 16.30 namun sampai jam 17.00 bis pun belum datang. Satu persatu penumpang di ruang tunggu beranjak pergi hingga tersisa hanya penumpang OBL Executive tujuan Yogya. Akhirnya bis pun tiba jam 18.00 setelah 30 menit sebelumnya tiba OBL Patas Non AC yang juga tujuan Yogya. Pupus sudah harapan untuk merasakan New Travego karena yang datang adalah OBL dengan body Laksana Sprinter dengan No Polisi B 7168 XL. Sedikit curiga  kalo ini adalah bis dengan mesin YUCHAI yang konon jago ngebut di pantura ketika saya liat velg bagian depan. Setelah cek ticket dan juga penumpang, bispun  berangkat tepat jam 18.30 dengan diawaki oleh Pak Anthonius sebagai supir 1 dan 1 orang kernet Pak Edison dan 1 orang mekanik yang kebetulan ikut dalam OBL ini.

Keluar dari P.Gadung menyusuri Jl Raya Bekasi Via Cakung untuk seterusnya masuk TOL di Cakung. Bis ini cukup nyaman dengan seat buatan Karya Logam sebanyak 7 baris lengkap dengan Leg Rest dan juga selimut. Hembusan AC pun cukup menyejukkan tidak terlalu membuat kedinginan. Benar saja dugaan saya bahwa ini adalah bis dengan mesin YUCHAI, setelah si Arya menelpon saya dan memberi tahu bahwa bis yang saya naiki adalah aktornya Pantura. Dengan ditemani hiburan dari film TAXI yang diputar crew membuat awal perjalanan ini penuh tawa beberapa penumpang karena memang yang diputar adalah film komedi.

18.15. Menyusuri Tol Cikampek  bergabung dengan beberapa bis yang dari arah Cawang maupun Lebak Bulus seperti Rosalia Indah, Muji Jaya, Sinar Jaya, dan juga Primajasa tujuan Bandung. Sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan Primajasa Bandung namun OBL ini mengalah karena memang si supir Primajasa memacu bisnya sangat kencang dan juga berani dengan mengambil lajur bahu jalan.

18.45. Keluar Tol Cikarang Barat untuk mengambil penumpang di agen OBL Cikarang.

19.05 Kembali masuk Tol untuk terus menuju Cikampek. Sepanjang Tol OBL ini tak berhenti menyalip dengan lihainya Pak Anthonius ini membawa bis melewati truk-truk dan juga bis-bis jarak dekat. Hanya 2 bis yaitu Muji Jaya dan Rosalia Indah yang agak sulit dilalui, karena memang 2 bis tersebut sedang terlibat aksi kejar-kejaran jadi OBL hanya menonton saja di belakang.

19.50 Keluar di Tol Cikampek , kondisi lalu lintas di daerah Cikampek ini cukup ramai lancar tidak terlihat bis-bis AKAP yang ada hanya bis-bis jarak dekat dan juga angkot. Sempat berhenti sebentar di Cikampek untuk menjemput driver 2 yaitu Pak Yoyo yang kebetulan sudah menunggu. Bis pun melaju melewati jalur Patok Beusi, sepanjang jalur ini lalu lintas cukup sepi hingga OBL dipacu lumayan kencang entah berapa kecepatannya karena kebutulan spedometernya mati. Aksi salip kanan – kiri khas pantura pun dimulai beberapa truk berhasil dilalui sampai akhirnya terhambat dengan bis Sumber Alam Lebak Bulus yang berada di depan. Cukup sulit melalui Sumber Alam ini karena lihainya sang supir membawa bis dan juga ada sepeda motor yang rasanya ingin ikut aksi blong-blongan bis, OBL menempel terus sampai akhirnya diberikan jalan  oleh SA, tak berhenti dengan menyalip SA masih ada 3 truk di lajur kanan sekalian saja tanpa jeda pedal gas dibejek terus hingga 3 truk pun terlalui dan langsung masuk jalur kanan dengan cepat pasalnya ada sebuah truk yang parkir aga ke tengah karena pecah ban..wuihhhh ..hampir saja.

21.00 Akhirnya …setelah merasakan lapar dari sore, OBL pun masuk Taman Sari. Saya pun turun OBL-Tampak belakanguntuk memanfaatkan fasilitas service makan dari OBL. Selesai makan hunting sejenak di Taman Sari terlihat beberapa bis jurusan Kudus dan Juga OBL Mataram, untuk Lorena ( Ijo ) tidak terlihat di parkiran Taman Sari.

21.30 Kembali berangkat  menyusuri Pantura, satu hal yang membuat perjalanan ini tidak membosankan Crew OBL cukup ramah kepada penumpang sehingga dapat mencairkan suasana. Kembali aksi tempel menempel pun terjadi kali ini dengan bis Kramat Djati ( KD ) kemanapun KD pergi seakan tidak bisa lepas dari OBL, terus di ikuti sampai berhasil dilalui oleh OBL. OBL seakan tidak pernah kehabisan nafas untuk beraksi di jalur pantura ini mantap dan pasti. Pak Anthonius memang cekatan dalam membawa bis terlihat perhitungannya selalu tepat ketika akan menyalip baik dari kanan maupun kiri dan tau waktu yang tepat kapan waktu yang safe untuk crash atau tidak. Biarpun jalan di pantura ini bergelombang namun sepertinya guncangan  tidak terlalu terasa kedalam kabin saya pun merasa cukup nyaman.

00.00 berhenti total di daerah Gebang – Playangan Cirebon, pasalnya semua kendaraan disini telah menumpuk akibat perbaikan jalan yang belum selesai. Di jalur paling kanan terlihat bis-bis Solo & Purwodadi  mengambil jalur lawan arah yang akan menambah parahnya macet, betul saja tak beberapa lama terlihat lalu lintas dua arah sudah berhenti total. Pak Anthonius pun membawa OBL nya kekanan jalan dan terus menyusuri tanah di pinggiran aspal sampai berhenti di titik macet “ biar sekalian total” ujar Pak Anthonius. Tak kurang dari satu jam terjebak dalam kondisi macet  hingga akhirnya dengan bantuan warga lalu lintas bisa diurai  dan kembali lancar walau masih tersendat. Karena terjebak macet tadi, dan tidak ingin mengucapkan “ Selamat Siang Yogya “ OBL dipacu dengan kekuatan penuh, kondisi lalu lintas cukup sepi menyusuri kota Brebes dan terus hingga ke Tegal. Semua pun dilewati tanpa ampun, memang mesin yang tangguh seakan tidak pernah menyerah untuk dibejek habis.

03.00 Berhenti untuk control di agen OBL Pekalongan, sekaligus kemudi diambil alih oleh Pak Yoyo selaku driver ke 2. Tak kalah dengan Pak Anthonius Pak Yoyo pun memacu OBL nya cukup kencang. Sempat tertahan laju OBL dengan iring-iringan bis Bandung Expres, jumlahnya ada 3 bis dan dengan kontur jalan menurun dan  menanjak serta tikungan mengakibatkan sulit untuk mendahului, hingga ada satu kesempatan di trek lurus OBL menyalip 3 Bandrex ini melalui lajur kiri. Saya sempat terlelap sebentar hingga terbangun OBL sedang melewati jalur lama alas roban.

04.00 Pak Yoyo memutuskan untuk istirahat kembali di RM sendang Wungu. Beberapa penumpang turun untuk sekedar menyegarkan badan atau menghirup udara di Gringsing ini yang terbilang sejuk .

04.30 Bis berangkat dengan kemudi masih dipegang Pak Yoyo menuju Kota Temanggung melalui Parakan. Hal yang aga menggelikan driver 1 maupun driver 2 tidak tahu jalan menuju Yogya Via Temanggung untung saja ada Pak Edison ( kernet ) yang hapal jalur ini. Karena memang mereka bukan asli driver untuk jalur Yogya melainkan driver untuk ke Mataram & Denpasar.

Pemandangan di daerah Parakan05.30 Memasuki daerah Parakan, saya baru pertama kali melewati jalur ini. Pemandangannya cukup indah dengan hiasan kabut yang menutupi pegunungan. Sempat bertemu OBL Patas Non Ac yang berangkat 10 menit lebih awal di Sendang Wungu. Pak Yoyo pun menyalip bis ini dengan kondisi jalan yang sempit. Patas OBL pun berhasil dilalui tanpa kesulitan padahal jalan di daerah ini terbilang sangat sempit namun sedikit goyang kanan kiri, berhasil melalui tanpa kesulitan. Menyusuri jalan Parakan ini Pak Yoyo memacu OBL dengan mantap seakan tidak pernah kehabisan tenaga mesin YUCHAI ini beraksi. Menyusuri kota Temanggung OBL berjalan santai, dan sempat menurunkan beberapa penumpang di kota ini.

06.30 Memasuki kota Magelang, kondisi lalu lintas cukup sepi hanya terlihat beberapa warga yang berolah raga memanfaatkan hari libur. Tiba di depan Pabrik Karoseri New Armada OBL AC Yogya yang berada di depan mengoper penumpang ke bis yang saya naiki, karena ada trouble engine yang mengharuskan bis kembali ke Temanggung, penumpang pun bertambah sampai ada yang berdiri.

07.30 Akhirnya masih bisa mengucapkan “ Selamat Pagi Yogya “ saya tiba di Yogya di terminal Jombor. Yang seharusnya saya dan beberapa penumpang turun di Giwangan, namun OBL hanya sampai Jombor dan akan kembali ke Pool Yogya untuk persiapan ke Solo – Mataram. Dan akhirnya saya melanjutkan ke Giwangan dengan menumpang taxi.
 
 
Online Status
Polls
Apa yang menarik dari LEGACY produk terbaru dari karoseri Laksana