Satu Trip Dua SR-1 Terlampaui (Bagian 1)
Tak lebih dari satu jam menunggu, SR-1 Laksana datang menjemput kami. Alhamdulillah naik SR-1 lagi sebagai gantinya.
Selalu ada hikmah dibalik kesulitan. Pepatah itu sering diucapkan orang-orang bijak dan orang tua kita. Begitu juga yang dialami dengan Jakarta Bus Society saat dalam perjalanan menuju kota Probolinggo tempat Jambore Nasional Penggemar Bus digelar.
Manunggal Ing JiwoSeorang pelaku dunia usaha transportasi bus pernah mengkiritk, “Apa nih yang bisa dilakukan penggemar bus untuk kami.”
Manunggal Ing Jiwo, secara harafiah bisa disamakan dengan Dalam Jiwa Kita Satu. Begitu kira-kira pepatah dalam bahasa jawa untuk menggambarkan kesatuan hati untuk mencapai satu langkah yang sama. Sifat-sifat leluhur ini pula mungkin yang mendasari semangat Bhinneka Tunggal Ika di Indonesia.Sadar atas keberagaman itu, teman-teman penggemar bus yang selalu mengumandangkan “Salam Satu Jiwa” berangkat bersama-sama menyenangi kegemarannya. Gampangnya di “Dalam Bus Kita Satu”, tidak membeda-bedakan asal-usul, kefanatikan. Tidak ada ego, tidak ada yang merasa lebih tinggi, apalagi merasa lebih hebat. REUNI BUS KLASIK
Berkumpul, Mengenang dan Bersenang-senang
"Dalam catatan sejarah transportasi kota Jakarta, perkembangan sistem transportasi yang tertata dimulai di tahun 1960-an"
Tepat pukul 8.20, Sabtu, (26/03/11) Jakarta Bus Society memulai perjalanan REUNI BUS KLASIK. Acara REUNI BUS KLASIK sejatinya kumpul-kumpul bus lawas yang melibatkan pemilik bus pemilik PO bus, karoseri, ATPM dan penggemar bus. REUNI BUS KLASIK diikuti bus-bus keluaran tahun 1973 hingga 1991.REUNI BUS KLASIK ini terselenggara berkat kerjasama penggemar bus Jakarta yang tergabung dalam Jakarta Bus Society, ASKARINDO, PT Global Expo Management – penyelenggara Pameran Bus dan Truk Internasional, serta dukungan penuh PT. Mercedes-Benz Indonesia. Tiga karoseri, yakni Rahayu Santosa, Laksana dan Adiputro pun ikut terlibat. |
Manunggal Ing Jiwo, secara harafiah bisa disamakan dengan Dalam Jiwa Kita Satu. Begitu kira-kira pepatah dalam bahasa jawa untuk menggambarkan kesatuan hati untuk mencapai satu langkah yang sama. Sifat-sifat leluhur ini pula mungkin yang mendasari semangat Bhinneka Tunggal Ika di Indonesia.
Tepat pukul 8.20, Sabtu, (26/03/11) Jakarta Bus Society memulai perjalanan REUNI BUS KLASIK. Acara REUNI BUS KLASIK sejatinya kumpul-kumpul bus lawas yang melibatkan pemilik bus pemilik PO bus, karoseri, ATPM dan penggemar bus. REUNI BUS KLASIK diikuti bus-bus keluaran tahun 1973 hingga 1991.